Retorika berasal dari bahasa Yunani yang berarti seni
berbicara sedangkan penjabaran dari retorika adalah ucapan seseorang yang tidak
lazim dipakai / didengar oleh masyarakat umum yang bisa mempengaruhi seorang /
semua orang yang mendengarnya.
Orang yang pertama kali mencetuskan Retorika adalah SICERO.Bapak
retorika Indonesia adalah SOEKARNO
Untuk mengetahui retorika maka kita harus belajar
mengerti apa yang ada dalam diri kita. Semua orang bisa beretorika, namun
mampukah orang itu menempatkan kata / istilah pada tempatnya saat beretorika? Semua orang mampu berbicara, namun
untuk berbicara & meyakinkan orang lain jarang orang yang mampu.
Untuk meyakinkan orang lain kita harus memberikan
penjelasan secara mendetail serta kita harus menarik simpati mereka dengan
retorika / istilah yang mudah dimengerti oleh mereka.
Sebaik apapun retorika seseorang tapi jika grogi / gugup
semua itu tidak akan berguna.
Faktor-faktor yang ,menyebabkan grogi / gugup
-
Rasa malu yang
terlalu tinggi terhadap hadirin
-
Rasa takut terhadap
hadirin dengan beberapa alasan seperti lebih pandai, lebih tua, & lebih
tinggi kedudukannya
-
Belum menguasai
topik pembahasan serta hal-hal lain yang membuat pikiran kacau
-
Takut
untuk membuat kesalahan
Faktor-faktor di atas (fisikis) mempengaruhi fisik
sehingga sering terjadi:
-
Mulut
menjadi kering
-
Lutut
& tangan gemetar
-
Jantung berdetak
tak beraturan sehingga nafas juga tak beraturan
Cara / kiat menaggulangi nerfesh / demam panggung:
-
Gerakan
tubuh seperlunya / jangan terlalu kaku
-
Jangan
terlalu terbebani dengan masalah yang akan dibahas
-
Berpeganglah
sekedarnya pada mimbar
-
Kendorkan
otot-otot (rileks)
-
Anggaplah
semua pendengar adalah teman
LOBI
Lobi
adalah cara mengaplikasikan retorika agar orang lain mampu menerimanya / biasa
disebut dengan cara mempengaruhi orang lain.Berbagai macam cara yang dipakai
untuk menerapkan Lobi.Dasar Lobi adalah kemampuan kita membaca Sikon serta
Fhysiko orang lain ( Kemampuan mambaca bahasa tubuh ).
inti dari LOBI adalah :
inti dari LOBI adalah :
- Mampu menutupi Beban pikiran sehingga tidak menjadi penghalang
- Mampu memperlihatkan Kharismatik wajah/tubuh
- Memberikan suatu hal hingga lawan tidak mampu
membaca bahasa tubuh kita.
- Mampu mengatur
napas secara kontinyu ( Lobi Tingkat Tinggi ).
Salah satu tokoh nasional kita yang terkenal dalam Lobi
adalah Ali Alatas,
Bo jagota kak, sintanja i pole kata kata na i opu, appadai pole materiku doe nu sareanga i opu
BalasHapus